Untuk dua orang teman: Yogi dan juga Abi

Untuk dua orang teman: Yogi dan juga Abi

Adalah sebuah tentang. Tentang kalian, tentang cerita, dan tentang apa yang kita sebut sebagai perjuangan. Lebih dari satu dasarwarsa aku mengenal kalian, di penghujung pekan ini kalian akan “membaiat” diri kalian sebagai seorang imam. Orang bilang melepas masa lajang. Tak ada yang lebih sentimentil kecuali riuhnya cerita yang menarik erat urat-urat syaraf hingga ke titik dimana kita bisa tertawa lepas.

Yog, akhirnya pencarianmu usai sudah. Sudah kau temukan apa yang kau sebut sebagai “garwa” sigarane nyawa. Begitu pula denganmu Bi. Berpeluh-peluh kau bercerita apa itu yang dinamakan cinta, apa itu gelisah dan apa itu romansa. Kini, setelah sekian tahun, akhirnya kamu menemukan apa yang disebut sebagai “hidup”, hidup adalah menyoal bagaimana kita berbagi, berbagi rasa dan berbagi cita juga cinta, bersama pasangan yang telah kau pilih.

Kalian berdua dan juga kita adalah bagian dari sisi intrinsik yang akan selalu terbangun sampai kapanpun. Senja kali ini adalah senja terakhir yang bisa kalian saksikan sebagai seorang lelaki penyendiri. Karena esok, kalian harus mulai berbagi senja bersama pasangan kalian. Di sana kalian bisa menghias senja dengan apapun yang kalian inginkan. Karena cinta adalah bumbu terbaik dalam melukis senja. Yog, Bi, selamat menempuh hidup baru buat kalian, berkah lahir batin, dan menjadi keluarga yang istimewa. Tak usah kalian merasa risih ketika mata kalian terbuka di keesokan pagi, dan tak usahlah kalian merasa kaget ketika esok pagi kau temui seorang perempuan menyiapkan sarapan untukmu. Ini senja yang indah, senja yang akan berganti fajar yang mengagumkan untuk kalian. Selamat #eeeaaaa

Iklan

3 responses to “Untuk dua orang teman: Yogi dan juga Abi”

  1. ranselhitam says :

    Aaaaaaak, maniiiis. Selamat buat Abi & Yogi ya.
    Ru, mbok suk pas aku nikah gawekke tulisan ngene hahahaha

  2. Endy Santoso says :

    Saya pikir anda terlalu subjektif disini. Sangat tidak adil bagi Saya sebagai pembaca umum untuk mengemis meminta makna tulisan ini terhadap Anda.Tulisan yang luar biasa Mas…
    Anda membuat saya bangga pernah mengenal Anda dalam sebuah keluguan….
    #ikingomongoposeh….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: