Pemenang Turnamen Foto Perjalanan Ronde 31

Akhirnya gelaran Turnamen Foto Perjalanan Ronde 31 usai sudah, dan tiba saatnya saya sebagai tuan rumah untuk mengumumkan siapa “sang selanjutnya”.  Terimakasih saya ucapkan kepada seluruh kontestan yang sudah dengan bersuka cita mau “memainkan” jejaknya di sini. Bagi saya, jejak bukanlah sesuatu yang dengan atau tanpa sengaja ditinggalkan sebagai kenangan. Jejak adalah “artefak”, ia menjadi isyarat atas kehadiran kita. Gelaran kali ini saya disuguhkan dengan aneka rupa jejak yang cukup menarik. Teman-teman mencoba memainkan jejaknya dengan ragam interpretasi. Namun ada satu foto yang membuat saya cukup terkesima, cukup mengantarkan alam pikir saya kepada ruang dimana jejak itu berada. Foto bukanlah sekadar tatanan fotografis dengan estetika-estetika tertentu, tapi unsur-unsur “politis” menjadi hal yang perlu untuk dipertimbangkan. Foto adalah sebuah konstruksi visual, Ia (foto) menjadi konstruksi jejak. Jejak dihadirkan sebagai pangkal citraan sang pemberi jejak maka bolehlah kalau saya katakan “Ia berjejak maka ia ada”.

Nah, dalam gelaran kali ini saya sebagai tuan rumah telah menimbang dan memutuskan bahwa foto dari Om Ndut menjadi pemenangnya.

dsc_0597

Foto berjudul –Kenangan yang Melilit di Wat Arun– memberikan sebuah hentakan visual yang kuat, foto ini hadir sebagai representasi politis, seperti yang Om Ndut tuliskan dalam keterangan fotonya “Pengunjung bebas menorehkan jejak di kain ini. Dengan alat tulis seadanya, aku menuliskan kota asalku -Palembang disana”. Setidaknya ada tiga kata kunci yang bisa ditarik dalam terminal bernama interpretasi “ Pengunjung, Alat tulis, dan Kota asal” tiga kata inilah yang kemudian menjelma dalam foto. Menurut saya, kain  yang melilit di Wat Arun bukan semata-mata kain untuk menutupi dan menjaga dari tangan jahil pengunjung, tapi dalam hal ini “pengelola” mencoba memberikan peluang yang selebar-lebarnya pada wilayah “industri budaya”, ada daya tarik tersendiri ketika pengunjung –wisatawan- diberikan ruang untuk meninggalkan jejaknya di sana, dan akan tetap disana.

Selamat untuk Om Ndut, andalah “sang selanjutnya”, andalah pemanang pada ronde ini. Dengan segala hormat, saya serahkan tongkat estafet ini  dan jadilah tuan rumah untuk gelaran berikutnya. Gelaran ke 32.

Tidak lupa saya ucapkan terimaksih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kontestan yang telah dengan senang hati mengikuti gelaran turnamen foto perjalanan ronde 31. Terimakasih atas “jejaknya”. Salam!

Iklan

7 responses to “Pemenang Turnamen Foto Perjalanan Ronde 31”

  1. omnduut says :

    Eh lupa, terimah mas 🙂 estafet Turnamen Foto Perjalanan akan segera dilanjutkan 😀

  2. omnduut says :

    *terima kasih maksudnya 😀

  3. Feº A says :

    selamat omnduut..

  4. Dee An says :

    selamat Omnduut….. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: